Cara Membuat Time Schedule Kegiatan Selama Ramadhan untuk Bisnis

Cara Membuat Time Schedule Kegiatan

Ramadhan tentunya mempunyai pola kegiatan harian yang berbeda daripada hari-hari lainnya. Sebagai pebisnis tentunya kita harus menyesuaikan dengan perbedaan pola kegiatan tersebut untuk dapat bertahan dan tetap dapat menyapa target pasar. Hal ini nanti akan mempengaruhi kapan, di mana, apa, dan bagaimana cara kita dalam melakukan marketing sebuah produk saat ramadhan. Untuk itulah kita harus tahu cara membuat time schedule kegiatan selama bulan puasa.

Cara membuat jadwal kegiatan bisnis kita selama bulan puasa nanti sangatlah urgent karena puasa sebentar lagi. Duh, jadi nyanyi kan. Oke, memang kenyataannya puasa sudah tinggal hitungan hari. Kalau bisnis kita keteteran tentunya tidak dapat mengoptimalkan omset selama bulan penuh berkah ini. Untuk itu kita harus mulai mempelajari cara membuat time schedule selama bulan puasa. Kita tak akan membahas cara membuat schedule yang rumit dengan excel namun dengan gambaran besar apa saja yang perlu kita perhatikan selama membuat jadwal bisnis untuk ramadhan.

Jangan membuat schedule kegiatan ramadhan yang terlalu rumit. Kita butuh jadwal  kegiatan yang aplikatif dan mudah untuk disesuaikan dengan bisnis kita. Berikut ini akan kita ulas bersama tentang cara membuat time schedule kegiatan selama ramadhan, di antaranya yang perlu kita persiapkan adalah prime time selama puasa, seleksi produk, retargeting pasar, mengkonsep ulang platform digitall marketing, dan lain-lainnya. Berikut adalah ulasannya.

Cara Membuat Jadwal Kegiatan Bisnis Selama Ramadhan

Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa kita wajib rekonseptualisasi ulang strategi bisnis selama bulan ramadhan, termasuk dalam soal jadwal kegiatan ramadhan. Inilah langkah-langkah kita dalam membuat schedule kegiatan bisnis saat bulan puasa;

  1. Seleksi Produk yang Akan Dijual

Proses seleksi produk ini wajib kita masukkan dalam cara membuat time schedule kegiatan ramadhan. Kita wajib menyeleksi produk apa yang baiknya dijual dulu dan mana yang tidak. Seperti yang kita tahu bahwa ramadhan adalah bulan yang khas dengan segala produk yang masyarakat perlukan. Maka harus kamu seleksi ulang akan berjualan apa saja di bulan ramadhan tahun ini. Untuk itu kita sudah membuat list jualan paling laris di bulan ramadhan.

Baca juga :   Tempat Kursus Digital Marketing di KDJ Sangat Mengasyikan, Cek Faktanya di Sini!

Siapa tahu di antara sekian banyak produk yang kami sarankan untuk jual, ada salah satunya merupakan produk kamu. Di sana ada 10 list produk paling potensial untuk dijual di bulan ramadhan. Memang kegiatan seleksi ulang produk ini harus kita masukkan paling awal dalam cara membuat jadwal  kegiatan agar kita sudah mengantongi produk apa yang akan dijual nantinya. Barulah kita beranjak pada langkah selanjutnya yakni menarget ulang pasar serta mencari pasar baru.

  1. Retargeting Pasar

Kegiatan selanjutnya dalam cara membuat time schedule kegiatan puasa adalah retargeting pasar, yang meliputi pencarian target baru serta mengumpulkan database lama untuk disapa kembali. Ini adalah salah satu time schedule kegiatan paling penting sebab setelah kita tahu produk apa yang akan kita jual, kita harus menyiapkan kepada siapa produk tersebut dijual.

Kamu dapat melakukan antara lain mengumpulkan database lama customermu saat puasa bulan lalu. Sangat besar kemungkinan mereka untuk membeli produkmu lagi tahun ini. Untuk itu sapalah mereka, tawarilah mereka dengan produk yang lain daripada yang lain sehingga mereka tidak pindah dari tokomu.

Kalau hanya mengandalkan database lama tentunya akan kurang maksimal, maka targetlah pasar baru yang ada di internet. Tawarilah mereka produk yang belum mereka ketahui sebelumnya. Jika mereka tertarik maka mulai buatkan promosi untuk mereka. Gabungan antara customer lama dan target customer baru inilah yang akan menjadi customer kita tahun ini. time schedule kegiatani ini harus kamu siapkan jauh hari sebelum ramadhan. Maksimal H-15 ramadhan agar lebih efektif lagi.

  1. Konsep Ulang Platform Digital Marketing

Selepas kita selesai cara membuat time schedule untuk produk dan customer, maka selanjutnya kamu harus mengkonsep ulang platform digital marketing agar senantiasa mereka yang akan kamu tawari produk menjadi tertarik. Di masa puasa dan saat situasi pandemi, tentu intensitas orang di layar hape akan meningkat. Oleh karena itu hampir semua platform digital marketing dapat menjadi media untuk promosi produk.

Baca juga :   Agile Methods Ala KDJ

Tapi kamu juga harus berfokus pada platform mana saja untuk jualan. Kami ulas sosmed yang cocok untuk jualan  dalam postingan sebelumnya. Ketiga platform merupakan kombinasi untuk jualan yang powerfull. Saat ini kita juga dapat membuat konsep marketing di tiktok, karena intensitas orang bermain tiktok akan semakin besar pada bulan puasa ini. Apalagi tiktok menyediakan platform yang sangat digemari oleh orang Indonesia yakni berbentuk video.

  1. Membuat List Prime Time Selama Puasa

Bulan ramadhan ada perubahan waktu yang mencolok daripada hari-hari lainnya. Untuk itu kita harus paham betul waktu-waktu terbaik untuk memasarkan produk selama ramadhan. Ini juga salah satu cara membuat jadwal atau schedule kegiatan yang paling penting setelah retargeting pasar. Kegiatan list prime time ini bermanfaat untuk melihat jam-jam aktif para calon customer saat puasa. Apabila kita listing maka setidaknya ada empat waktu orang membuka internet ketika bulan puasa;

  1. Selepas Sahur, dari jam 02.00-04.00
  2. Setelah Dzuhur, 12.00-13.00
  3. Waktu Ngabuburit, 16.00-18.00
  4. Selepas Tarawih dan tadarus, jam 21.00-22.00

Itulah waktu-waktu yang harus kita persiapkan ketika menerapkan cara membuat time schedule kegiatan pemasaran bisnis. Pada jam-jam tersebut kita dapat mengintensifkan kegiatan digital marketing, yang meliputi jam posting, jam jualan, dan juga edukasi.

  1. Evaluasi Schedule

Setelah kita siapkan produk, target pasar, media marketing, dan list prime time, maka jangan lupa untuk melakukan evaluasi time schedule kegiatan tersebut. apakah ada yang belum optimal selama ini. Lakukan evaluasi time schedule tersebut setiap minggu sekali. Tentunya dari semua yang telah kita masukan cara membaut time schedule kegiatan tadi ada satu atau dua yang masih kecolongan. Segeralah untuk evaluasi dan perbaikan selagi bulan ramadhan belum usah.

Baca juga :   Pilih Karir atau Keluarga ? Mana yang Lebih Utama

Ternyata kita tidak hanya harus mempersiapkan ibadah terbaik untuk bulan ramadhan, tetapi juga program bisnis yang terbaik pula untuk menyongsong rezekir ramadhan. Untuk itu kita harus mengerti cara membuat time schedule agar kegiatan kita senantiasa terstruktur seperti halnya laporan kegiatan ramadhan milik anak-anak SD. Jika ada membutuhkan upgrading ilmu terkait digital marketing dan kelas sambut ramadhan maka bergabunglah ke acara KDJ yang bertajuk KELAS SAMBUT REZEKI RAMADHAN pada tanggal 22-29 Maret 2021.

Contoh Time Schedule Kegiatan

Salah satu yang akan kita pelajari dalam KELAS SAMBUT REZEKI RAMADHAN 2021 adalah terkait bagaimana cara membuat time schedule dalam sebuah bisnis menghadapi bulan puasa. Time schedule tersebut dapat kita buat di fitur Spreadhseet google yang sudah ada di akun email kita. Daripada penasaran, mending langsung saja join ke kelas kami di sambut ramadhan. Bersama kelas sambut ramadhan, kita sambut bersama rezeki di bulan yang penuh berkah ini.