Sosmed yang Cocok untuk Jualan (Facebook, Instagram, dan Whatsapp)

manfaat madu yaman untuk anak

Sosmed yang Cocok untuk Jualan – Menjelang ramadhan begini banyak sekali yang bertanya kepada Pak Dosen Jualan: sosmed apa sih yang cocok dan powerfull untuk jualan? Kalau ada yang bertanya demikian tentunya semua sosial media sangat cocok dan powerfull untuk berbisnis. Tidak ada platform yang tidak menguntungkan bagi bisnis di era sekarang.

Namun kembali lagi pada kemampuan pengoperasiannya, sebagai pebisnis kita harus tahu diri dalam mengelola pemasaran atau marketing. Kalau kemampuan pas-pasan begitupun dengan modal, maka lebih baik kamu memakai sosmed tertentu saja.  Namun kalau kamu punya kemampuan pas-pasan tapi modal berlimpah, kami sarankan kamu menyewa saja jasa digital marketing untuk mengurus semua platform sosmed untuk bisnis.

Bagi kamu yang masih eman untuk menganggarkan dana guna menyewa jasa digital, maka lebih baik kamu urus saja sendiri platform untuk berjualan. Tidak mungkin kita dapat mengurus dan mengoptimalkan semua platform oleh karenanya harus fokus pada beberapa di antaranya saja.  Tulisan berikut ini akan mengulas sosmed apa saja yang cocok untuk jualan. Wah, cocok nih buat kamu yang ingin berbisnis saat ramadhan menjelang. Hehe.

Media sosial untuk bisnis

Saat ini sudah tak terhitung jumlah  toko online yang ada di dunia maya. Pandemi telah memaksa sebuah unit bisnis untuk pindah ke lapak digital. Kalau kamu masih memasarkan produk secara manual, lebih baik segera migrasi dan pindah ke online kalau ingin bersaing dengan mereka.

Jualan online tidak sesusah yang dibayangkan lho. Kita cukup mempunyai kemampuan dalam operasi internet saja sudah cukup sebenarnya. Bahkan kita tidak perlu menumpuk barang karena bisa menggunakan sistem dropship. Dan sekarang pun sudah ada banyak media untuk  berjualan online, mulai dari yang pasarnya kalangan sepuh, hingga yang kompatibel untuk para kaula muda tiktokers. Hehe. Dalam tulisan kali ini kami akan ulas media sosial yang cocok untuk jualan dengan berfokus pada tiga platform yakni Whatsapp, Facebook, dan Instagram.

Baca juga :   Facebook Ganti Nama Meta : Ada Hal apa di Baliknya?

Cara memasarkan produk melalui media sosial

Bagi yang belum pernah jualan online atau selama ini belum istiqomah dalam berbisnis online, maka kami akan membagikan kepada kamu tips pemasaran produk melalui sosmed. Ketika kita berjualan di lapak digital itu tidak Cuma berjualan saja, melainkan juga membangun kepercayaan dari publik atau netizen.

Bahkan berjualan itu sendiri tidak penting karena yang terpenting adalah membangun trust dengan customer. Kalau customer sudah percaya pada kamu, tentunya akan semakin mudah produkmu dikenal oleh mereka. Jadi yang pertama harus kita bangun adalah trust atau kepercayaan.

Lalu bagaimana cara membangun trust tersebut? Caranya adalah dengan memberikan apa yang konsumen butuhkan. Tidak dengan memberi mereka barang lho yaaa. Karena ini sama saja dengan ngajak mlarat.  Kita cukup memberikan informasi-informasi dan penawaran saja. Misalnya, jika kamu mempunyai akun IG Bisnis maka sapalah para customermu setiap pagi. Lalu berilah mereka tips-tips pada malam harinya. Lakukan itu selama sebulan, dan jangan sekalipun kamu memberikan iklan promosi di beranda mereka. Dijamin deh, kamu bakal dicari-cari oleh customer kalau sehari saja tidak memposting konten.

Jualan di sosmed

Setelah kita berhasil membuat dan membangun trust tentu langkah selanjutnya adalah menawarkan produk kepada customer atau calon customer. Bahkan di dalam promosi ini pun jangan sampai kelihatan kalau sedang promosi. Cukup kamu dan Tuhan  yang tahu kalau kamu sedang jualan.

Nah, setelah kamu membangun trust dan menawarkan produk kepada customer, tentunya akan terjadi closing. Atau minimal pertanyaan-pertanyaan dari pembeli akan bermunculan. Ini sudah hukum dalam sebuah marketing. Jadi marketing itu tidak bertujuan untuk closing melainkan untuk sekadar memperkenalkan produk. Lalu apa saja sosmed yang cocok buat kita untuk jualan atau memperkenalkan produk itu? Seperti yang kita sebutkan di atas bahwa ada trisula marketing untuk pemula, yakni Whatsapp, Facebook, dan Instagram. Yuk kita ulas ketiganya.

Baca juga :   Cara Setting Tiktok Untuk Anak

Cara memasarkan produk lewat instagram

IG adalah salah satu platform yang paling awet untuk berjualan. Kayak hubunganmu denganya. Hehe. Tidak diragukan lagi, saat ini IG sudah menjadi platform semua kalangan. Karena tidak hanya kaula muda yang berada di sana, melainkan juga kalangan sepuh ternyata bisa bermain IG.

Daya tarik Instagram terletak pada kemampuannya untuk menghadirkan visualisasi yang menarik sekaligus teks yang ciamik. Gabungan antara visual dan tulisan itulah yang menjadi daya tarik IG sehingga menjadi sosmed yang cocok untuk jualan.

Kita bisa memanfaatkan atau menerapkan SEO di instagram lho, yakni dengan penerapan hastag agar produk kita ditemukan oleh calon customer. Selain itu instagram juga menjadi platform yang bagus untuk melakukan interaksi karena menawarkan tidak hanya gambar tapi juga video dan video call. Sekarang sedang musimnya nge-Live IG nih. Kamu bisa mencoba cara ini untuk meningkatkan interaksi dengan calon customer. Buktikan di IG bahwa tokomu terpercaya dan layak menjadi sandaran buat mereka.

  • Video jualan online di Instagram

Memang saat ini sudah ada Tiktok. Tapi kalau untuk jualan sepertinya IG lebih bisa diandalkan. Karena  konten di tiktok bisa masuk ke IG sedangkan konten instagram belum tentu bisa dimasukkan tiktok. Oleh karena itu IG masih menjadi sosmed yang cocok untuk kita mengopload video jualan online, semisal IG TV ataupun video pendek.

Cara memasarkan produk lewat facebook

Kalau ada yang bertanya sosmed apa yang paling ramai untuk jualan maka jawabnya adalah facebook. Intensitas jual beli di sana sangat kencang sekali. Semua barang terjual di FB, mulai dari skok gerobak hingga perhiasan mahal. Sebenarnya apa rahasia di dalam sosmed ini sehingga semua bisa masuk ke dalamnya?

Jadi, FB adalah platform yang hitungannya sudah paling pengalaman. Meskipun mereka sudah tidak terkenal lagi, tapi FB menjadi raja sosial media setelah menggandeng dan mengakuisisi platform lain, seperti Whatsapp dan IG. Jadi kalau kita berbisnis di Instagram maka akan kurang lengkap jika tidak berjualan di FB. Ini sepertinya sudah sepaket.

Facebook makin lengkap sebagai platform bisnis karena mempunyai fitur berupa Facebook Marketplace. Selama ini dari fitur inilah mereka dapat menghidupi banyak toko online, sehingga makin setia menggunakan FB.

  • Media promosi online

FB juga cocok sebagai media promosi online, terutama melalui facebook ads-nya. FB Ads tergolong metode periklanan paling ampuh dan paling mudah pengoperasiannya daripada ads lain, misal Google ads ataupun instagram ads.

Baca juga :   Keunggulan Fitur Whatsapp Business Bagi Pebisnis Online

Beriklan di FB juga cukup tertarget karena sosmed ini mempunyai beribu database yang detail untuk kita gunakan sebagai target pasar. Maka dari itu jika ingin berjualan online, lebih baik jadikan FB sebagai sentra platform atau platform utama. Karena keberhasilanmu di sini adalah kunci untuk keberhasilan di platform lain.

Jualan di facebook atau instagram ?

Kalau ada yang bertanya lagi lebih baik pakai  FB atau IG untuk jualan, maka jawabnya adalah keduanya. Karena mereka berdua adalah paket yang tidak bisa kita pisahkan. Orang yang jualan memakai FB tidak akan gaul tanpa memakai Instagram. Dan orang yang pake IG untuk jualan tanpa memaksimalkan produknya, tentu tidak akan pernah ada closing dalam hidupmu. Hehe. Pada dasarnya FB dan IG adalah media yang sangat bersahabat untuk jualan atau lebih tepatnya untuk Digital Marketing.

Whatsapp marketing dan whatsapp closing

Kita menginjak pada akhir tulisan. Pada sesi terakhir ini kita akan mengkaitkan gaulnya Instagram dan powerfull-nya FB dengan platform whatsapp. Jadi  yang menjadikan instagram dan Facebook makin lengkap justru adalah whatsapp. Karena apa?

Whatsapp menjadi media untuk mempertemukan permintaan pembeli dan penawaran dan penjual. Jika kita mengenalkan produk lewat instagram dan FB, maka tugas whatsapp adalah untuk  menyelesaikan tugas keduanya. Apalagi kalau bukan closing. Jadi closing ini adalah rukun wajib dalam  berjualan. Tanpa closing, marketing kita tidak akan ada artinya. Tapi closing ini harus kita lalui dulu proses marketingnya ya sobat.

Sekian tips dari KDJ terkait sosmed yang paling cocok untuk jualan. Kamu sudah pasti paham dan mampu untuk mengoperasikan ketiganya. Karena ketiganya sudah menjadi makanan sehari-hari bagi para digital marketer. Kalau kamu ingin mengupgrade kemampuan dalam bersosmed ria untuk jualan, maka pada bulan Maret ini kami menyelenggarakan Kelas Sambut Rejeki Ramadhan yang akan terlaksana pada tanggal 22-26 Maret 2021. Yuk segera daftar kelasnya agar kita bisa sambut bulan penuh berkah dan rejeki ini. See you.