Mindset Pebisnis Online Sebagai Pegangan Awal Dalam Berbisnis

Mindset Pebisnis Online

Mindset Pebisnis Online – Banyak sekali pebisnis online maupun calon pebisnis online masih ragu untuk berkecimpung sepenuhnya dalam dunia digital marketing. Kebanyakan dari mereka yang mengeluh semacam itu adalah pebisnis yang masih meraba-raba bagaimana dunia bisnis online bekerja. Hal itu merupakan sebuah kenormalan. Sebab setiap profesi apapun pasti di hadapkan pada kegelisahan dan kecemasan yang serupa. Sebenarnya ini hanya masalah waktu saja. Apabila sang pebisnis sanggup bertahan dalam situasi tersebut, maka dapat kita pastikan bahwa ia telah lulus dalam ujian bisnis yang pertama.

Itulah pentingnya kita memetakan bagaimana seharusnya mindset yang harus di miliki oleh seorang pebisnis. Agar nantinya pebisnis sanggup bertahan karena sudah mempunyai sudut pandang yang tepat terhadap sebuah permasalahan. Oleh karena itu mari kita simak apakah yang kita maksud tentang mindset.

Kata “Mindset” sebenarnya adalah kosakata berbahasa inggris namun kerapkali kita gunakan dalam percakapan maupun tulisan sehari-hari. Mindset apabila kita terjemahkan secara literally, artinya adalah pengkondisian pikiran. Secara maknawi, mindset berarti pandangan tertentu dari subyek (kita) terhadap sebuah persoalan yang ada di depan kita. Pandangan itu bisa meliputi sudut pandang, cara pandang, maupun jarak pandang.

Jadi, mindset adalah cara kita memandang sebuah persoalan yang ada di hadapan kita. Mindset antara satu orang dengan orang yang lainnya berbeda. Oleh karena itu sebagai pebisnis online kita harus merumuskan bersama apakah mindset pebisnis online yang paling relevan untuk kita saat ini.

Mindset Bisnis

Apakah yang terlintas dalam benak kita ketika mendengar tentang mindset bisnis? Biasanya kita kerap mendengar petuah bahwa pebisnis itu harus berani mengambil resiko. Ada lagi yang bilang bahwa pebisnis itu tidak takut rugi. Kemudian ada juga yang bilang bahwa pebisnis itu adalah pekerjaan yang kalau sedang untung akan untung banget, tapi kalau rugi ya rugi banget.

Baca juga :   Digitalisasi Bisnis : Pengertian, Manfaat dan Langkah-Langkahnya

Semua mindset tersebut memang benar. Dan kebanyakan permasalahan orang dalam berbisnis adalah di sekitar hal-hal tersebut. Tapi tantangan saat ini tidak sekadar bagaimana keberanian kita dalam mengambil resiko, tapi juga perhitungan yang cermat dalam menerapkan strategi bisnis. Apalagi bisnis online yang lebih memerlukan kreatifitas dalam menjalankannya. Sepenting apakah mindset dalam berbisnis online itu? Mari simak ulasan berikut ini.

Pentingnya Mindset dalam Bisnis

Sudah kita sebutkan di atas bahwa bisnis adalah profesi yang sangat beresiko sekaligus memacu adrenalin. Kita dalam menjalaninya tidak sekadar membutuhkan keberanian melainkan juga cara pandang yang pas dan tepat sasaran. Pentingnya mindset dalam bisnis online karena yang harus kita hadapi adalah customer yang tidak banyak mengetahui kita. Para customer masuk ke dalam belantara dunia digital kemudian mereka harus memilah dan memilih mana yang cocok buat mereka. Sebagai pebisnis online kita harus mempunyai cara pandang yang mengatasi dunia digital saat ini. Kemudian apa saja mindset yang harus kita punyai agar bisa menjangkau customer di dalam bisnis online saat ini?

Mindset Pebisnis Online

Salah satu hal ynag harus kita pahami ketika ingin mempunyai mindset yang tepat untuk bisnis online, adalah pondasi dalam bisnis online itu sendiri. Saat ini pondasi bisnis online tidak lain adalah TRUST atau kepercayaan dari customer kepada pebisnis online. Tanpa sebuah kepercayaan, maka apa yang kita usahakan selama ini tidak ada artinya sama sekali. Pondasi ini harus senantiasa kita jaga, dan kita bangun kalau memang belum mempunyai pondasi yang kokoh. Sekilas kita menengok perjalanan bapak Suryadin Laoddang dalam merintis bisnis mukena dan pelatihan digital marketing. Beliau tidak pernah sekalipun meninggalkan dan menyepelekan kepercayaan customer kepadanya.

Lewat hal tersebut ternyata kepercayaan atau trust dari customer justru malah meluas dan menimbulkan effect soft selling kemana-mana. Kita tahu sendiri apabila customer terpuaskan maka akan memberi tahu calon customer yang lain, karena mereka sudah merasakan sendiri bagaimana manfaat produk kita. Kepercayaan ini yang cukup lama untuk membangunnya. Berdasarkan pengalaman bapak Suryadin Laoddang beliau harus merintis bisnis berkali-kali sebelum menemukan sesuatu yang pas sehingga customer dapat menyerahkan kepercayaannya kepada beliau. Kepercayaan customer kepada produk kita itu yang tidak bisa dibeli. Maka mulai dari sekarang kita harus membangun kepercayaan. Kalau memang belum mendapat kepercayaan minimal jangan sampai kita ada niatan untuk merugikan mereka.

Baca juga :   Ikut Kelas Cara Menjadi SEO Specialist Yang Cocok Untuk Pemula

Mindset Penting Membangun Bisnis Online yang Sukses

Ada sebuah selentingan yang menyebutkan bahwa semua bisnis saat ini adalah bisnis media. Artinya, kita sebagai pebisnis online juga harus sanggup memproduksi konten seperti layaknya perusahaan media; koran, televisi, majalah, website, dan sebagainya. Kita sekarang tidak lagi di tuntut untuk berpromosi segencar mungkin, melainkan bersaing untuk menyajikan informasi yang paling di butuhkan oleh audience atau customer.

Kita dapat menyimak strategi bisnis yang di lakukan oleh banyak perusahaan besar untuk mendapatkan perhatian customer. Contoh paling mudah adalah perusahaan pepsodent. Mereka terkenal sebagai perusahaan pasta gigi yang sering memberi edukasi mengenai kapan waktu yang tepat untuk gosok gigi, bagaimana menggosok gigi yang benar, dan lain-lain. Mereka jarang sekali promosi produk secara langsung di hadapan pemirsa. Alhasil cara tersebut sukses membawa pepsodent merajai pangsa pasar pasta gigi di Indonesia saat ini. Itu adalah salah satu contoh bisnis barang yang menggunakan strategi bisnis media dan sanggup mendatangkan pangsa pasar yang lebih luas lagi.

Tetapi bagaimanapun juga, kita tetap harus menyesuaikan konten kita dengan target pasar kita. Semisal kita berjualan madu hutan, tentunya konten-konten kita akan berisi edukasi seputar kesehatan, pencegahan penyakit, dan lain-lain. Bukan soal politik, sosial, misalnya. Di era sekarang para pebisnis online di tuntut untuk lebih kreatif serta mempunyai mindset yang unik. Dalam artian mereka tidak boleh berjualan secara kentara dan blak-blakan. Mereka harus berjualan secara tidak kasat mata (soft selling). Bahkan kalau perlu jangan sampai customer tahu kita sedang berjualan apa. Biarkan mereka kepo dengan brand kita terlebih dahulu.

Jadi, mindset yang harus kita miliki sebagai pebisnis online yang ingin sukses pertama adalah memperbaiki motif kita. Mungkin motif utama kita adalah berjualan. Namun motif tersebut bisa kita kesampingkan sejenak lalu menggantinya dengan motif berbagi. Iya berbagi informasi yang bermanfaat bagi customer kita nantinya. Setelah ini dapat kita jalankan sudah pasti akan banyak customer yang datang sendiri ke kita. Jangan lupa terapkan bisnis online sekreatif mungkin. Dan kabar baiknya kita tidak membutuhkan biaya mahal serta billboard besar untuk menerapkan mindset yang baru ini. Kita hanya perlu menyiapkan kepekaan kita menerima ide ide baru yang lahir dari kebutuhan konsumen.

Baca juga :   Paham Pentingnya Sertifikasi Digital Marketing, 7 Mentor KDJ Sudah Bersertifikasi BNSP

Motivasi Bisnis Online

Tulisan di atas yang membahas tentang mindset pebisnis online adalah salah satu motivasi bisnis untuk kita yang bergerak di bidang online marketing. Sebagai pebisnis online kita memang di tuntut untuk selalu tanggap terhadap dua perubahan besar. Dua perubahan itu adalah perubahan teknologi/perkembangan teknologi sekaligus perubahan target pasar. Kita bergerak dan harus selalu menyeimbangkan diri di antara keduanya. Tips untuk pebisnis online pemula yang pertama adalah,

Semangat Jualan Online

Perlahan-lahan mindset pebisnis online ini harus kita terapkan dalam agenda-agenda jualan kita. Berapapun pengaruh yang akan kita dapat nantinya. Dengan penerapan mindset berbagi di atas, terkadang justru kita tidak akan mendapatkan closingan sama sekali. Namun harus tetap berjualan online bagaimanapun caranya. Sembari melihat apa yang berubah dari penerapan mindset tadi. Memang harus di coba berkali kali sebelum kita dapat mengevaluasinya. Mindset ini juga dapat di terapkan pada kita yang fokus pada bidang reseller.

Mindset Reseller Seperti Pebisnis Online

Kita dapat menggunakan contoh seorang reseller. Mereka adalah satu dari sekian banyak orang yang memasarkan produk yang sama dan dari pabrik yang sama. Justru karena adanya kesamaan yang di jual inilah para reseller harus membuat perbedaan dan ciri khas yang tersendiri. Seorang reseller dalam digital marketingnya harus menerapkan mindset seorang pebisnis online. Bahwa yang terpenting adalah berbagi dan tidak sekedar jualan.

Mungkin itu yang dapat kami ulas terkait mindset pebisnis online. Apapun jualannya, berapapun omsetnya harus tetap semangat. Salam Entrepreneur.