Syiar Islam Lewat Sosial Media

Syiar Islam Lewat Sosial Media

Saat ini kita bisa mendapatkan tuturan agama dari berbagai sumber di internet. Kalau dulu mungkin kita hanya bisa mendapatkan petuah agama itu dari khutbah jumat ataupun pengajian, tapi sekarang itu bisa lebih mudah kita dapatkan. Salah satu yang sedang menjadi trend sekarang adalah syiar islam lewat sosial media. Tidak bisa kita pungkiri bahwa sosial media saat ini telah bertransformasi menjadi alat untuk komunikasi umat beragama.

Sebagai umat islam, tentunya kita harus menjawab tantangan zaman tersebut. Jangan sampai sebagai umat islam kita tertinggal selangkah dengan umat yang lain dalam menghadirkan dakwah di sosial media. Sebenarnya syiar islam lewat sosial media bukan hanya sekadar menghasilkan konten-konten agama saja. Melainkan juga bagaimana kita menghadirkan kegiatan masjid menjadi  konsumsi publik di sosial media.

Jadi poin dalam syiar islam lewat sosial media setidaknya ada dua hal, pertama adalah : penyampaian konten-konten dari sosok agamawan ke dalam sosial media, dan kedua adalah menghadirkan acara – acara atau agenda masjid sebagai konsumsi publik di sosial media. Yang terakhir tentu dengan harapan bahwa publik di sosial media akan tertarik untuk ikut kegiatan masjid secara langsung.

 

Dakwah media

Apa pentingnya dakwah media di era sekarang? Dakwah media sudah menjadi semacam keharusan bagi setiap takmir, remas, ataupun pengurus masjid kalau ingin dapat bersaing di era digital.

Mungkin tanpa digitalisasi pun, kegiatan masjid sudah berjalan sebagaimana biasa. Namun akan lebih optimal dan menarget banyak jamaah apabila dakwah medianya bisa dimaksimalkan.

Inilah pentingnya syiar islam lewat sosial media. Dari situ kita dapat memperluas jangkauan kemanfaatan yang berasal dari masjid. Dengan digitalisasi kegiatan masjid, kita juga menjadi lebih dapat menghadirkan atau mengabarkan jika sewaktu-waktu ada acara di masjid.

 

Dakwah yang dilakukan di media sosial itu adalah

Kalau menilik dari pentingnya dakwah media di atas,, maka dakwah yang dilakukan di media sosial itu adalah penting dan hukumnya sudah urgent. Kalau diberi skala 1-10 mungkin urgensi itu sudah mencapai 9,5.

Baca juga :   Strategi Mengelola Media Sosial Gak Bisa Asal-asalan

Mengapa bisa sampai begitu penting? Sebab dakwah di media sosial memungkinkan kita menghadirkan wajah islam yang lebih harmonis dan tidak menghindari stigma buruk yang selama ini selalu menyasar umat muslim.

Masyarakat harus tahu lewat sosial media bahwa kegiatan masjid itu adalah kegiatan yang membangun masyarakat. Dan jauh dari kata – kata pertikaian yang selama ini menjadi narasi para kaum fundamentalis.

Kalau masjid bisa menjadikan sosial media sebagai TOA atau corong kedua mereka setelah TOA masjid, maka itu akan menjadikan orang atau umat muslim menjadi lebih akrab dengan masjid. Mereka tak lagi menganggap masjid sebagai sesuatu yang jauh dan tidak bisa dijangkau.

Kalau semakin banyak orang bisa datang ke masjid, tentu ini bisa menjadi nilai plus bagi umat islam pada umumnya dan pengurus masjid pada khususnya. Sebab ramainya kegiatan masjid akan membuat orang semakin. banyak yang menyisihkan sedekah untuk operasional masjid. Sehingga masjid dapat semakin kayak untuk menjadi tempat berlangsungnya kegiatan-kegiatan keagamaan.

Berikut adalah beberapa cara berdakwah dan syiar islam lewat sosial media yang mungkin bisa diaplikasikan oleh para takmir, remaja masjid, dan juga pengurusnya.

Kami akan bagikan tips-tips yang semoga gampang untuk diaplikasikan.

 

5 cara berdakwah melalui media sosial

  • Membuat Titik Maps Masjid dan Mengoptimasinya.

Tahukah anda kalau banyak orang yang baru datang di suatu tempat, biasa nya akan mencari masjid terdekat lewat google maps? Inilah salah satu hal yang menjadikan google maps masjid sebagai sesuatu yang penting. Sebab tampilan masjid di google maps juga akan menjadi pertimbangan orang untuk datang ke masjid atau tidak.

Cara agar masjid di lingkungan anda menjadi ramai adalah dengan memasang foto-foto dari angle yang bagus. Usahakan juga setiap jamaah atau anggota remaja masjid untuk memperbanyak review positif di titik maps nya agar semakin banyak orang yang tertarik untuk datang.

Baca juga :   Cara Menulis Harga Coret di Marketplace Facebook

Jika dioptimasi secara terus menerus, maka para jamaah yang datang ke sana pasti lama-lama akan memberikan ulasan yang serupa. Mereka akan memberikan ulasan karena antara harapan dan kenyataan itu seimbang. Jadi ekspektasi mereka menjadi terpenuhi. Inilah salah satu syiar islam lewat sosial media yang paling sederhana.

 

  • Membuat Platform Sosial Media Masjid.

Saat ini hampir setiap komunitas akan memiliki platform sosial medianya masing-masing. Coba lihatlah di sekitar kita, tiap ada komunitas pasti akan ada sosial medianya, minimal grup whatsapp.

Tidak ada salahnya untuk membuat platform sosial media masjid di lingkungan anda. Usahakan membuat platform secara bersamaan dan all platform sosial media. Misalnya youtube, instagram,  facebook, tiktok, website, dan juga sosmed yang lain secara bersamaan.

Lalu setelah membuat sosmednya, jangan lupa untuk mengoptimasinya dengan cara posting, cari followers dan juga membuat story. Lalu bagaimana kalau minim ide soal konten?

Tenang, kita dapat mengupload ceramah-ceramah di masjid untuk diupload di sosmed.

 

  • Menyelenggarakan Kajian Rutin 2/3 Minggu Sekali. 

Inilah jawaban untuk poin nomor dua tadi. Kalau anda sulit mendapatkan ide konten untuk IG, maka buatlah kajian rutin di masjid dengan mendatangkan ustadz. Dari situ anda dapat mengupload hasil kajiannya sebagai bahan konten.

Selain bakalan memperbanyak konten, cara ini juga bisa menyebarluaskan hasil kajian untuk orang di luar sana.

Kita bisa meniru cara yang dilakukan oleh Masjid Jenderal Soedirman Yogya, yang mana MJS ini membuat sebuah kajian rutin bernama Ngaji Filsafat. Di situ masjid yang awalnya tidak terkenal menjadi terkenal karena banyak orang yang datang hanya ingin mendengarkan ngaji filsafat.

 

  • Mengupload Rekaman Kajian di Youtube.

Hal ini juga penting, yakni kita upload hasil kajian tersebut ke youtube. Karena dakwah walaupun satu ayat tapi kalau kita upload di youtube, maka bisa memperbesar peluang penontonnya banyak orang. Bahkan konten kita tersebut dapat berpeluang untuk menggeser konten-konten tentang islam yang tidak berimbang dan menjurus ke arah fundamentalisme.

Baca juga :   Pengaruh PPKM Terhadap UMKM dan Strategi Bertahan Saat Pandemi

 

  • Mempublikasi Semua Agenda yang Sudah dan Akan Berlangsung

Dan hal yang terpenting soal syiar islam lewat sosial media yang terakhir adalah publikasi. Jadi jangan ragu dan sungkan untuk membagikan setiap momen dan acara yang sudah dan akan berlangsung di masjid.

Misalnya akan ada acara isra miraj, maka usahakan untuk membuat flyer nya. Tujuannya adalah mengabarkan dan mengajak orang untuk datang ke masjid tersebut nantinya.

Anda juga harus mengupload setiap hasil dokumentasi agendanya ke dalam sosial media agar orang yang melihat sosmednya dapat semakin tertarik berkunjung ke masjid.

Itulah beberapa tips syiar islam lewat sosial media yang bisa anda coba. Lalu bagaimana belajar optimasi sosial media untuk masjid tersebut? Simak uraian singkat di bawah ini.

 

Manfaat dakwah di media sosial itu Penting. Maka Anda Harus Tahu Ilmunya

Setiap niat baik pasti ada ilmunya. Termasuk niat kita ingin meramaikan masjid itu juga ada ilmunya. Salah satu ilmu itu adalah soal digital marketing dan optimasi sosial media. Di sini anda akan belajar banyak bagaimana mengonlinekan agenda masjid agar semakin banyak yang tertarik datang ke masjid.

Kampus Dosen Jualan pada bulan ramadhan yang penuh berkah ini akan menyelenggarakan Kelas Digital Marketing untuk Masjid. Di sini target kami adalah para remaja masjid, pengurus masjid, dan takmir dapat belajar digital marketing untuk mengonlinekan kegiatan masjid. Untuk informasi selengkapnya hubungi admin kami di nomor 0821 3694 7525.