Perbedaan Reels dan Tiktok Secara Algoritma

perbedaan reels dan tiktok

Jika dulu para pengguna internet harus membuka youtube dan platform video sejenisnya untuk menampilkan video yang menarik, maka sekarang mereka lebih dimudahkan dengan kehadiran platform sosial media. Utamanya platform sosial media yang kini menawarkan suguhan video pendek di dalam fitur-fitur mereka. Di antara yang menawarkan itu adalah Instagram, Tiktok, snack video, dan juga youtube. Apabila kita mengikuti tren, maka kita akan menemukan hampir kesamaan antar platform tersebut. Misalnya kita akan sulit membedakan antara reels IG dan juga tiktok. Namun pada dasarnya keduanya memiliki perbedaan. Tulisan berikut ini akan mengulas tentang perbedaan reels dan tiktok buat kamu.

Perbedaan reels dan tiktok sebenarnya banyak sekali. Namun secara kasat mata memang sedikit sekali perbedaan antara keduanya. Bahkan banyak orang seringkali tidak dapat membedakan perbedaan antara keduanya. Tulisan ini akan berniat menjelaskan perbedaan antara keduanya, serta bagaimana jika keduanya kita gunakan untuk alat atau senjata untuk promosi produk dan jasa.

Dengan mengetahui perbedaan reels dan tiktok kita juga akan menjadi tahu demografi atau pemakai aplikasi tersebut siapa sih sebenarnya. Kalau kamu tahu demografinya maka kita akan bisa merancang strategi branding dan marketing yang tepat. Sebab keduanya tidak bisa kita samakan, apalagi algoritmanya juga beda. Misalkan kamu upload video di tiktok lalu juga menguploadnya di reels instagram, maka belum tentu video di instagram tersebut akan sama viralnya dengan yang ada di tiktok. Jadi keduanya punya porsi dan prioritasnya masing-masing apabila kita kaitkan dengan dunia branding dan marketing.

Mari kita kupas satu persatu fitur dari keduanya agar kita tak sampai salah dalam membedakanya.

Reels Ig Adalah Seperti Berikut

Pada bulan September 2021 lalu publik internet di Indonesia sudah bisa menikmati reels instagram di aplikasi mereka. Tidak hanya berfungsi untuk melihat tetapi juga sudah bisa menjadi kreator. Agak telat memang, sebab fitur ini sudah ada di banyak negara lain semenjak pertengahan tahun 2020. Walaupun telat, tapi tetaplah reels mendapatkan tempat tersendiri di hati pemirsa Indonesia.

Baca juga :   Cara Membangun Backlink Berkualitas Bersama Didik Arwinsyah

Lalu sebenarnya reels itu seperti apa, serta apa yang membedakannya dengan instagram? apakah algoritma reels instagram dengan tiktok berbeda? Apa yang membedakannya?  Penjelasan di bawah ini pelanp-pelan akan menjawab pertanyaan kita di atas.

  1. Durasi Reels Instagram

Sepertinya durasi reels IG lebih pendek dan lebih cepat daripada yang ada di tiktok. Laju dan kecepatan videonya pun juga sangat cepat, dengan kisaran hanya 15-30 detik saja. Dari sini saja kita menjadi tahu bahwa ketika membuat video reels maka tidak bisa terlalu panjang. Usahakan pesan tersampaikan pada detik ke 10-15. Sebab jika pesan telat untuk kita sampaikan maka itu juga akan berpengaruh terhadap audience yang menonton. Mereka akan merasa tidak puas terhadap video yang mereka tonton dan akirnya tidak bisa menyebabkan kekepoan.

  1. Hastag Reels Instagram

Untuk hastag reels IG sebenarnya tidak ada beda jauh dengan hastag postingan pada umumnya. Jadi untuk hastag memang tidak begitu mempengaruhi performa sebuah reels. Kalaupun memakai hastag, maka kamu dapat memakai hastag sebagaimana postingan foto atau video di feed instagram.

  1. Contoh Reels Instagram

Kamu dapat mengabadikan berbagai tema di sekitar kita untuk menjadi tema reels. Asalkan yang menjadi syarat utama adalah video di reels instagram harus beresolusi cukup baik dan tidak blur. Tentu syarat ini apabila kita penuhi maka semakin mempercepat video kita untuk menjadi viral. Untuk contoh reels instagram tentu ada banyak sekali. Kita dapat melakukan bench marking untuk melihat video reels yang resolusinya baik.

  1. Tema-tema di Reels IG

Kalau di reels IG ini tema-tema konten yang paling banyak peminatnya adalah konten yang berisi seputar; pemandangan alam, pemandangan kota,, kuliner, mobil, tips-tips sederhana, dan juga motivasi. Memang kesannya reels ini lebih kalem apabila kita bandingkan tiktok yang perubahannya lebih cepat dan berorientasi pada keviralan.

  1. Musik di Reels IG

Berdasarkan pengamatan tim KDJ, maka lebih sedikit pilihan music yang ada di sini. Jika kita ingin memperoleh efek suara latar yang bagus maka lebih baik mengeditnya di luar instagram. Jadi reels itu memang tidak selengkap tiktok untuk pilihan musiknya.

Baca juga :   Penutup Artikel Opini yang Meninggalkan Kesan Baik Buat Pembaca

Dari segi tampilanpun, ternyata reels juga lebih elegan dan tidak begitu ramai menunya. Reels memang lebih sederhana dan mudah untuk dipahami daripada tiktok yang memang hadir sejak awal sebagai platform video pendek. Lalu apa bedanya reel ini dengan tiktok? Mari kita simak pemaparan di bawah ini.

Karakteristik Tiktok dan Bedanya dengan IG

Kamu harus tahu perbedaan reels dan tiktok agar ketika merancang strategi branding kamu tidak kebingungan lagi. Dan tidak lagi melakukan kegiataan yang sia sia semisal dengan mengupload video di dua platform yang berbeda. Lalu gimana karakteristik tiktok tersebut?

  1. Durasi video Tiktok

Jadi memang terdapat perbedaan reels dan tiktok dalam segi durasi. Untuk reel ini hanya menyediakan durasi 15-30 detik, beda lagi dengan tiktok. Platform ini membolehkan usernya mengupload foto mulai dari 15,  30, hingga 60 detik. Jadi durasi yang panjang ini memang cocok untuk kita pakai sebagai platform branding berbasis naratif.

  1. Hastag untuk Tiktok

Hastag untuk tiktok memang spesifik dan ada rumusnya tersendiri. Kita sudah membahasnya pada artikel berikut ini (Hastag Tiktok yang Lagi Trending). Beberapa kali memang hastag ini perlu untuk kita agar video dapat masuk ke dalam FYP. Dan ketika mengkonten di tiktok, hal yang harus kamu perhatikan adalah kamu harus telaten mengikuti tren yang sedang update di sana.

  1. Ide konten di Tiktok

Tiktok sendiri memang isinya adalah kalangan muda muda atau golongan Z. Jadi mereka adalah generasi yang sudah akrab dengan hiburan digital. Jadi sisi yang menjadi kesenangan user tiktok bukan lagi kualitas videonya, melainkan apa yang hendak dikomunikasikan. Kita sering menemukan konten tiktook apa adanya justru sering masuk ke FYP. Itu salah satu indikator kalau tiktok memang lebih bersahabat buat kamu yang males editing video.

  1. Musik Latar untuk Tiktok

untuk pilihan musiknya lebih banyak yang ada di sini daripada reel instagram. Di sini kita dapat menambahkan dan bahkan mencomot efek suara latar dari orang lain untuk kita gunakan di video kita.

Baca juga :   Pengaruh PPKM Terhadap UMKM dan Strategi Bertahan Saat Pandemi

Itulah tadi beberapa perbedaan reels dan tiktok yang patut kamu ketahui. Selain itu dari segi menu dan penataan visual memang berbeda. Seperti peletakan tombol share, like, dan komen misalnya.

Perbedaan Algoritma Instagram Dan Tiktok

Kalau dari segi algoritma, maka perbedaam reels dan tiktok tentunya adalah tiktok lebih memungkinkan video kita dapat meluas ke luar orang yang kita ikuti. Itulah yang sering kita namakan FYP. video kita dapat hadir di beranda orang lain berdasarkan minat dan preferensi mereka.

Sedangkan algoritma instagram terutama reel sangat terpaku pada jangkauan dan followers. jadi ada kemungkinian video mu akan muncul di searching orang lain, namun biasanya orang itu pertemanannya tidak jauh dari kita.

Itulah beberapa perbedaan reels dan tiktok serta algoritmanya. Selamat mencoba berkreasi di antara keduanya. Semoga bermanfaat.