Cara Mengukur Kepuasan Konsumen Dilihat dari Faktor Berikut Ini

Cara Mengukur Kepuasan Konsumen

Sebagai seorang pebisnis yang mempunyai pelanggan dan klien, tentunya kita pernah mendengar apa yang dimaksud sebagai kepuasan pelanggan. Apa yang dimaksud dengan kepuasan pelanggan? Kepuasan pelanggan adalah salah satu bukti dari keberhasilan pelayanan kita terhadap customer. Tanpa pelayanan yang memadai maka pelanggan akan kecewa dan ogah memakai produk kita lagi. Ada baiknya kita tahu cara mengukur kepuasan konsumen, sebab dari situ dapat menjadi perbaikan kita ke depannya. Tidak hanya perbaikan akan tetapi hal yang baik untuk terus kita tingkatkan.

Cara mengukur kepuasaan konsumen ada bermacam caranya. Di sini kita akan belajar caranya secara lebih simpel. Namun tetap akan diperkenalkan juga metode pengukuran kepuasan pelanggan menurut para ahli. Dari mengetahui tingkat kepuasaan pelanggan ini nantinya juga dapat menumbuhkan rasa semangat bagi kita untuk meningkatkan pelayanan. Ini juga bisa menjadi sumber kepuasan atas apa yang sudah kita raih dan capai. Singkatnya, kepuasan pelanggan adalah berguna untuk kita maupun untuk customer.

Lalu bagaimana caranya mengukur kepuasan konsumen? Apakah dengan melihat Repeat ordernya? Atau dengan melihat tingkat penjualan produknya? Besarnya tingkat penjualan produk apakah sebanding dengan tingkat kepuasan konsumen? Kita akan mencari jawabannya pada tulisan di berikut ini.

Apabila boleh mendefinisikan, maka kepuasan konsumen adalah suatu momen ketika customer merasa dan berpikir bahwa apa yang menjadi ekspektasi mereka sesuai dengan realita yang ada. Apa yang ada di benak mereka tentang produkmu bisa sesuai dengan produk senyatanya. Memang tidak mudah untuk mencapai titik ini. namun dengan mengetahuii cara mengukur kepuasan konsumen kita akan dapat mengetahui apa saja faktor yang berperan di dalamnya.

Metode Pengukuran Kepuasan Pelanggan

Kita tidak akan memakai metode yang rumit untuk menerapkan cara mengukur kepuasan konsumen. Serta kita juga tidak akan membahas rumus yang rumit guna mengetahui tingkat kepuasan konsumen. Sebenarnnya metode pengukuran kepuasan pelanggan itu gampang. Yakni dengan memberikan mereka kuosioner lalu disuruhlah mereka untuk mengisi. Dari situlah kita akan tahu bagaimana pendapat mereka tentang pelayanan kita. Berminat untuk mencoba menyebar kuosioner kepada customer terkait layanan kamu?

Baca juga :   Kelebihan Website e Commerce untuk Kemajuan Bisnis Online

Cara Mengukur Kepuasan Pelanggan Menurut Para Ahli

Banyak ahli mempunyai metode masing-masing ketika mereka mengukur kepuasan pelanggan. Di antara para ekonom tersebut berpendapat bahwa kepuasan pelanggan adalah hal yang utama dalam sebuah transaksi, baik online maupun offline. Dan mereka semua berpendapat bahwa banyak faktor yang menentukan kepuasan pelanggan, mulai dari harga produk, customer experience, kualitas produk, kualitas pelayanan, strategi marketing, dan juga keterjangkauan produk.

Kesemuanya itu akan menentukan apakah pelanggan puas atau tidak. Jika pelanggan puas maka salah satu indikatornya adalah mereka akan repeat order. Itu hanya salah satu indikator saja. banyak indikator lain seperti efek bola salju di mana sang pelanggan yang puas akan memberi tahu orang – orang di sekitarnya untuk ikut membeli atau memakai jasa kita. Nah, mari kita simak cara mengukus kepuasan konsumen dengan melihat faktor-faktornya yang menentukan. Apa sajakah faktornya, mari kita simak lewat penjelasan poin-poin di bawah ini.

Cara Mengukur Kepuasan Konsumen

Menurut para ahli setidaknya ada enam indikator yang menentukan terhadap kepuasan pelanggan. Kita akan memakai keenamnya untuk menerapkan cara mengukur kepuasan konsumen ya sob. Apa sajakah indikator dalam kepuasan pelanggan itu, yuk mari simak di bawah ini.

  1. Harga Produk

Salah satu hal yang menentukan dalam kepuasan customer adalah dari segi harga produk. Apabila harga produk sesuai dengan budget ekspektasi mereka, maka mereka akan puas. Sudah pasti customer akan melihat budget nya terlebih dahulu ketika akan membeli barang. Nah, ketika mereka menginginkan produkmu dan ternyata harganya sesuai maka mereka akan puas. Namun, sebaliknya ketika harganya tak sesuai dengan kantong, maka mereka tetap akan membeli, namun tidak sepuas pada awalnya. Inilah kaitan antara kepuasan pelanggan dengan harga produk.

  1. Customer Experience

Selanjutnya yang menentukan juga terkait ini adalah customer experience. Jadi ini merupakan pengalaman dari pelanggan ketika mereka menggunakan produk atau jasa dari kita. yang kita butuhkan di sini adalah kita harus mengarahkan customer experience ini. jadi ketika kamu berjualan produk dan laku, maka bilang lah kepada pelanggan bahwa pada pemakaian hari ke berapa berapa akan terjadi hal seperti ini dan lain sebagainya. Itu dapat mengarahkan customer experience sehingga mereka juga tidak over ekspektasi.

  1. Kualitas Produk

Kemudian hal lain yang menentukan adalah kualitas produk. Jadi kualitas produk ini sebenarnya tidaklah harus melebih kompetitor lainnya. cukuplah produkmu sama seperti yang lain, namun kamu tahu harus kemana menjual produk dengan kualitas tersebut. jika produkmu itu jatuh ke orang yang tepat dan tingkat kualitas yang mereka cari adalah itu maka mereka akan puas.

  1. Kualitas Pelayanan

Sebuah kualitas produk tidak hanya terkait dengan kondisi barang dan juga jasa. Tetapi juga berkaitan erat dengan yang namanya kualitas pelayanannya. Sebuah produk yang tidak dijual dengan ramah dan melayani customer, maka akan menyebabkan tingkat kepuasan pelanggan juga berkurang. Hal ini terutama harus orang sadari apalagi yang berkaitan dengan jasa atau pelayanan. Tanpa adanya kualitas pelayanan, maka kita akan semakin kekurangan customer.

  1. Strategi Marketing

Salah satu cara mengukur kepuasan konsumen juga dapat ktia liaht dari strategi marketing. Marketing yang bagus adalah yang tidak hanya berjualan produk melainkan juga dapat memberikan pengalaman bahkan sebelum orang menggunakan produk tersebut.

Baca juga :   Strategi Sukses di Usia Muda (Menurut Dewa Eka Prayoga)

Strategi marketing yang bagus juga tidak hanya akan melulu jualan. Tetapi bagaimana kita memberikan value kepada customer atau calon customer. Kalau mereka sudah paham dan kenyang dengan value kita, maka otomatis mereka akan percaya dengan produk kita dan otomatis mereka akan membelinya ketika sudah tiba saatnya.

  1. Keterjangkauan Produk

Lalu yang menentukan juga terhadap puas atau tidaknya konsumen bisa kita lihat dari bagaimana kita melebarkan jangkauan produk. Jangkauan produk yang bagus adalah yang dapat menjangkau target pasar dengan tepat. Misalnya produkmu peruntukannya adalah kalangan anak muda. Jika sampai kepada mereka dengan tepat, maka itu akan memunculkan kepuasaan konsumen. Namun jika tidak sampai kepada jangkauan yang tepat maka para konsumen juga tidak akan puas.

Lalu yang juga penting adalah bagaimana kita dapat meluaskan target pasar dari yang awalnya hanya beberapa orang menjadi menjangkau banyak orang. Itulah yang kami maksud bahwa keterjangkauan produk juga ikut menentukan dalam kepuasan customer.

Itulah tadi beberapa faktor yang menentukan dalam mengukur puas atau tidaknya customer pada produk kita. jika kamu dapat menyebarkan kuosioner terkait itu maka akan lebih bagus lagi. Sebab dari situ mereka akan dapat memberikan saran terkait pelayanan dan  hal lain untuk kemajuan dan perkembangan bisnis kita ke depannya. Semoga bermanfaat.

Contoh Kepuasan Pelanggan Terhadap Suatu Produk

Biasanya bentuk contoh kepuasan pelanggan terhadap suatu produk dapat kita lihat dari bagaimana mereka memberikan testimoninya. Oleh karena itu tidak ada salahnya kamu meminta testimony kepada mereka. tidak hanya testimony yang berbicaran tentang kebaikan produk tetapi juga kelemahannya agar orang tahu bagaimana menggunakan produk tersebut sebagaimana mestinya. Sekian.

Baca juga :   Tips Memulai Aktivitas di Hari Senin agar Lebih Produktif