Cara Mengembangkan Bisnis Coffee Shop ala Drakor Itaewon Class

Cara Mengembangkan Bisnis Coffee Shop

Cara Mengembangkan Bisnis Coffee Shop. Salah satu pelaku bisnis yang paling terkena dampak pandemi adalah warung kopi atau dalam bahasa kerennya adalah coffe shop. Sebab bisnis warung kopi tidak hanya berkaitan dengan produk saja, tetapi juga terkait tempat. Kalau produk lain mungkin tidak butuh kehadiran customer di toko, tetapi kalau bisnis kopi apalagi coffe shop itu butuh kehadiran customer di tempat kita. Maka dari itu para pelaku bisnis kopi butuh yang namanya strategi dan cara mengembangkan bisnis coffe shop. Siapa tahu lewat berbagi tulisan berikut ini dapat membantu kamu untuk merumuskan ulang strategi bisnis coffee.

Cara mengembangkan bisnis coffe shop sebenarnya tidak ada cara yang pasti. Sebab seperti yang kita tahu bahwa usaha kopi pasti jatuh bangun. Ada warung yang viral di satu waktu tapi di momen berikutnya sepi pengunjung. Ini merupakan jatuh bangun dan bangkitnya warung kopi atau coffe shop. Sekalipun begitu kita harus menemukan cara mengembangkan bisnis ini untuk menghadapi kemungkinan kejatuhan di lain waktu.

Tulisan ini merupakan salah satu usaha kita untuk menghindari kejatuhan warung kopi. Oleh karenanya mari kita simak dulu terkait peluang usaha coffee shop di masa pandemi ini serta bagaimana strategi khusus untuk mendapatkan hati customer kembali.

Peluang Usaha Coffee Shop

Tidak ada yang namanya warung yang tidak laku. Yang ada adalah warung yang pemiliknya tidak tahu bagaimana cara mengembangkan bisnis coffee shop miliknya. Di dalam tulisan ini kita akan belajar mengetahui strategi mengembangkan warung kopi dari salah satu drama korea (drakor) terkenal dengan judul Itaewon Class. Bagi kamu yang mengemari drama korea pasti sudah tidak asing lagi dengan yang satu ini.

Baca juga :   Alasan Seseorang Berani Memulai Bisnis Online Tidak Takut Rugi

Di dalamnya berkisah tentang seorang pemuda bernama Park Saeroyi. Dia berusaha mengembkan bisnis kedai miliknya namun sampai beberapa bulan justru kedai tersebut masih tetap sepi pembeli. Padahal secara kualitas rasa pun tidak jauh beda dengan Dangga, salah satu kedai terbesar di kota tersebut.

Namun cerita berubah 180 derajat manakala hadir seorang gadis yang maniak IT dan sosmed mulai masuk ke dalam kehidupan Saeroyi. Dia mengkritik pendekatan promosi Saeroyi yang masih menggunakan cara lama dalam mengiklankan kedainya (baca : sebar poster kepada orang yang lewat).

Lalu lama kelamaaan bisnis Saeroyi tersebut berubah menjadi maju dan pelan-pelan membuka cabang di beberapa tempat sebelum akhirnya menjadi franchise. Secara umum kita dapat membedakan bisnis kedai atau warung kopi ini menjadi dua jenis, yakni:

  1. Usaha Coffee Shop Sederhana

Biasanya berbentuk warung atau lapak kecil dengan bangku yang seadanya. Bisnis ini banyak penggemarnya karena tidak butuh modal banyak. Meskipun begitu persaingannya akan sulit, tapi kamu dapat bersaing dengan kompetitor manakala menerapkan cara mengembangkan bsinis coffee shop berikut ini.

  1. Usaha Coffe Shop dengan Budget Tinggi

Lalu yang kedua adalah coffee shop dengan budget tinggi. Biasanya mereka akan sewa atau membeli tempat yang luas sebagai tempat nongkrong para customernya. Di dalam bisnis kopi skala besar ini kita butuh modal yang banyak, pun juga strategi pemasaran yang masif di sosial media. Kita akan bahas caranya lewat uraian dan poin-poin di bawah ini. Siapa tahu salah satu poinnya dapat menjadi inspirasi mu dalam mengembangkan bisnis kopi dan kedai lebih lanjut. Yuk simak.

Pengembangan Usaha Kopi Kekinian Ala Drakor Itaewon Class

Mari kita simak cara mengembangkan bisnis coffee shop didasarkan pada drama korea Itaewon Class. Semoga dapat menjadi inspirasi pembuka. Berikut adalah langkah-langkah agar bisnismu kopi tidak tergeser oleh kompetitor serta dapat balik modal dan bahkan untung besar.

  1. Menentukan Nama Bisnis dan Ciri Khasnya

Inilah pentingnya branding. Jadi ketika pertama kali merancang sebuah bisnis kedai, maka kamu harus menemukan nama brand yang tepat. Sebab brand tersebutlah yang akan orang ingat ketika mereka memutuskan untuk datang lagi ke kedaimu.

Baca juga :   Cara Supaya Postingan IG Banyak yang Menyimpan

Kemudian tentukan juga apa yang membedakan kedaimu dengan kedai-kedai lain. carilah karakter tersebut lewat beberapa hal di bawah ini, seperti; lokasi dan alamat, dekorasi ruangan, baju dan ciri khas karyawan, menu, dan bahkan lampu yang kamu gunakan untuk penerangan.

Kedua hal tersebut yang akan selalu terpatri di benak pengunjung ketika pertama kali datang ke kedaimu. Oleh karenanya berilah kesan yang bagus untuk mencari kedatangan mereka selanjutnya.

  1. Membuka Google My Business

Kemudian di era digital seperti sekarang, faktor digitalisasi bisnis juga menjadi penentu. Maka dari itu jika ingin bisnismu dapat berkembang pesar dan banyak pengunjungnya, maka kamu harus membuka titik google my business. GMB adalah fitur dari google yang memungkinkan kita untuk membuka tempat baru di google maps.

Sehingga ketika orang mencari produk di suatu lokasi tertentu, maka mereka akan menemukanmu. Tapi proses agar calon customer dapat menemukan titik lokasimu juga tidak mudah, sebab kita harus berkompetisi dengan bisnis-bisnis lain yang sejenis. Namun kamu usah kuatir karena kita dapat memanfaatkan fitur rating yang ada di GMB ini. suruhlah kepada customer mu untuk mereview tempat agar makin banyak pengunjung yang datanng.

  1. Cara Meningkatkan Penjualan Coffee Shop dengan Mengendorse Artis

Cara mengembangkan bisnis coffee shop dengan menyewa endorse artis ini sebenarnya merupakan pilihan terakhir. Sebab butuh biaya yang tidak sedikit untuk dapat menyewa mereka. tapi memang efek dari endorsement ini cukup besar, di antaranya adalah pengaruh artis atau influencer tersebut dapat meningkatkan penjualan secara drastic. Namun yang menjadi PR adalah bagaimana mempertahankan kunjungan customer ini sekalipun kita sudah tidak lagi mengundang artis.

  1. Menjalin Kolaborasi dengan Bisnis Lain ataupun Komunitas

Nah, salah satu cara mempertahankan kunjungan di warung kopi atau kedai itu adalah dengan membangun komunitas dan kolaborasi dengan komunitas. Biasanya para komunitas itu butuh yang namanya tempat untuk diskusi atau mengadakan acara lainnya. kamu dapat memfasilitasi mereka karena kehadiran acara dalam sebuah warung kopi akan meningkatkan kestabilan penjualan.

  1. Membuat Konten Viral (Viral Marketing)

Langkah selanjutnya adalah dengan membuat konten dengan strategi viral marketing. Ini merupakan strategi kita untuk memanfaatkan momentum viral agar terjadi ledakan pengunjung di kedai kita. caranya menemukan konten viral itu mudah saja. buatlah konten setiap hari tannpa kamu berharap itu akan viral. Maka dengan sendirinya kontenmu akan viral jika menemukan waktu yang pas.

  1. Hadirkan Kofisyopmu di Media Kekinian

Dan cara yang terakhir untuk cara mengembangkan bisnis coffee shop adalah dengan menghadirkan coffee shopmu atau aktifitas yang ada di sana ke media atau platform kekinian, seperti Tiktok, Youtube, mauun reels instagram. Sebab saat ini, kebanyakan orang akan datang ke suatu tempat apabila tempat tersebut sudah terkenal sejak lama.

Baca juga :   Barang Yang Paling Dicari Saat Lebaran oleh Orang Indonesia

Buatlah konten setiap hari dan jangan lupa kamu sisipkan CTA untuk segera datang ke tokomu. Pasti mereka akan tertarik dan akhirnya nongkrong di tempatmu.

Sekian tulisan berikut ini mengenai cara memgembangkan bisnis kedai kopi ala drama korea Itaewon Class. semoga dapat menginspirasi dan membawa manfaat. Sekian.