Langkah setelah Membeli Domain dan Hosting Buat Para Pemula

langkah setelah membeli domain dan hosting

Dengan uang semuanya dapat kita beli, termasuk membeli hosting dan domain seharga jutaan rupiah. Tapi yang terpenting bukan itu. Sebab dari sekian banyak orang yang sudah membeli domain dan hosting website, ternyata tidak semua dari mereka tahu langkah setelah membeli domain dan hosting. Alias tidak tahu langkah apa selanjutnya yang harus mereka lakukan ketika sudah membeli dua barang tersebut.

Kepemilikan website memang suatu harga mati bagi para pebisnis. Sebab website adalah satu hal yang dapat meningkatkan trus customer kepada kita. oleh karenanya, para penyedia layanan website, seperti Niagahoster, rumahweb, hostinger, dan lain-lain mendapat orderan tiada henti setiap harinya. Mereka menjual berbagai macam harga domain dan hosting, mulai dari yang seharga puluhan ribu hingga jutaan rupiah.

Mungkin kamu juga salah satu dari klien mereka? tentunya para penyedia layanan di atas merupakan pihak yang akan membantu kamu untuk kembangkan website. Tetapi terkadang ada layanan yang hanya sampai pada tahap pembuatan domain dan hosting saja. Padahal sebenarnya langkah kita tidak hanya sampai di sini. Setelah beli domain, sebenarnya kita harus menyetting banyak hal mulai dari CMS, SSL, dan lain sebagainya. Banyak pebisnis pemula yag belum tahu langkah setelah membeli domain dan hosting itu apa?

Tenang, kami akan memberikan tips singkat kepadamu agar dapat segera mengambil langkah pasca membeli domain dan hosting. Jangan sampai uangmu terbuang percuma dan websitemu belum jadi. Meskipun pemula, tapi kita harus belajar secara mandiri. Yuk simak dulu apa itu yang dimaksud dengan domain dan hosting.

Baca juga :   List Building dan Cara Mengumpulkannya

Jelaskan Yang Dimaksud Dengan Domain Hosting Dan Macam Macamnya

Sebelum anda membeli domain dan juga hosting, sebenarnya harus tahu dulu apa pengertian keduanya. Sebab para penyedia layanan seperti yang kita sebut di atas juga tidak men jelaskan yang dimaksud dengan domain hosting dan macam-macamnya.

Domain. Jadi domain itu adalah alamat website kamu nantinya. Biasanya yang paling umum akan berakhiran dengan (.com). kalau kamu memakai yang gratisan, maka akan ada embel-embelnya (.blogspot.com) atau (.wordpress.com). nah kalau domain berbayar maka kita dapat langsung membuat namanya sebagai berikut (namawebsite.com, atau .id, ataupun .co).

Lalu apa yang dimaksud dengan hosting? Jadi hosting itu semacam penyimpanan file-file web kita di internet. Tentu file yang ada di web kita seperti foto, teks, ataupun video, akan tersimpan di sebuah server internet. Nah, server itulah yang kita namakan sebagai hosting. Biasanya kalau skala web kita masih kecil, maka kita akan numpang di server orang lain. kita harus membayar sewa kepada mereka untuk itu. Pihak yang mempunyai server itu biasanya adalah penyedia layanan website yang sudah kita sebutkan di atas.

Jadi ketika kamu sudah membeli domain dan hosting, maka kamu akan mendapatkan alamat website berikut tempat untuk menyimpan file-file kita nantinya. Lalu apakah keduanya bisa kita beli secara terpisah? Bagaimana jika sudah mempunyai domain tapi belum mampu membeli hosting? Yuk simak ulasannya di bawah ini:

Cara Mengelola Domain dan Hosting

Apa jadinya para pebisnis yang sudah beli hosting dan domain tapi belum tahu langkah setelah membeli domain dan hosting? Agar kamu tidak mengalami hal tersebut, maka simak penjelasan singkat di bawah ini.

  1. Domain Tanpa Hosting Apa jadinya?

Kamu bisa membeli domain dulu baru setelahnya membeli hosting. Memang secara harga, biasanya lebih murah membeli domain. Kisaran harganya biasanya adalah puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah. Sebenarnya ketika kita membeli domain itu bukan membelinya untuk selamanya, tetapi menyewa alamat tersebut untuk setahun atau dua tahun saja dan harus memperpanjangnya ketika masa sewa telah usai.

Baca juga :   Buka-Bukaan Trik Iklan di Google Bersama Dosen Jualan Bapak Suryadin Laoddang

Kamu bisa membeli domain dulu kalau memang belum punya uang untuk hosting. Tapi domain itu tak dapat dibuka sebagai sebuah website.

  1. Beli Domain Dulu Atau Hosting Dulu

Kalau boleh kami sarankan, maka kami sarankan untuk membeli keduanya sekaligus. Tapi jika belum punya uang mending beli domainnya dulu. Barulah nanti beli hosting dengan kapasitas yang cukup untuk menyimpan file web. Lalu gimana sih caranya membeli hosting itu? Yuk simak caranya berikut ini.

Tahapan Membeli Hosting

Berikut adalah beberapa tahapan membeli hosting yang harus kamu ketahui. Tahapnya simpel sebenarnya, terutama kamu harus mencari penyedia hosting yang kredibel seperti Niagahoster, rumaweb, hostinger, ataupun webhost. Yuk simak langkahnya berikut ini;

  1. Hubungi penyedia hosting.
  2. Pilih paket yang mereka tawarkan.
  3. Sesuaikan dengan budget dan kebutuhanmu. Semakin besar ukuran server dan semakin lama masa sewanya, maka akan semakin mahal harganya.
  4. Lakukan transfer sesuai nominal harga yang telah disepakati.
  5. Mintalah kepada penyedia tersebut untuk integrasikan hostingmu ke domain.

Beberapa langkah dan tahapan membeli hosting adalah seperti itu sob. Cukup mudah bukan? Itu tadi dapat kamu terapkan kalau kamu baru punya domain atau alamat website. Jika kamu sudah punya alamat website dan juga file yang berada di server lain, maka mintalah kepada penyedia web untuk memindahkannya sekalian ke server mereka. biasanya ini gratis di beberapa penyedia. Kalaupun harus membayar, biasanya tidak begitu tinggi harganya.

Cara Menggunakan Hosting Dan Domain

Inilah poin penting dari tulisan ini yakni apa saja langkah setelah membeli domain dan hosting jika kamu baru membeli keduanya dari penyedia. Caranya cukup rumit, namun kami akan mempersingkatnya sehingga dapat dengan mudah kamu pahami.

  1. Biasanya setelah beli domain dan sewa hosting, maka kamu akan mendapatkan email yang berisi username dan password Cpanel.
  2. Para penyedia layanan web biasanya sudah menyikronkan antara domain dan hosting jika kamu membelinya dalam satu paket. Jika belum maka kita akan membahasnya di lain kesempatan, terkait cara sinkronisasi domain dan host.
  3. Login ke dasbor cpanel. Caranya adalah dengan mengunjungi alamatwebsite.*com/cpanel
  4. Masukkan username dan password.
  5. Di dalam cpanel tersebut kamu dapat setting nama email web, mengganti password, menginstall wordpress (CMS), serta dapat mengelola server lainnya.
  6. Tambahkan fitur SSL pada hosting kamu.
  7. Di sini kamu juga bisa melihat apa username dan password wordpress kamu. Biasanya itu ada di bagian folder WP.
  8. Jika sudah tahu di mana letak username dan password WP kamu, maka loginlah ke wordpress. Caranya kunjungi halaman alamat website.*com/wp-admin.
  9. Selesai sudah.
Baca juga :   CMS Website yang Paling Populer

Cukup rumit tapi sekaligus mudah jika kamu sudah mengkoordinasikan semuanya dengan penyedia layanan website. Sebagai informasi saja bahwa para layanan website itu sekarang sudah menyediakan fitur live chat sehingga sewaktu-waktu terjadi kendala, kamu dapat menghubungi mereka.

Semoga tips terkait langkah setelah membeli domain dan hosting tersebut bermanfaat buat kamu.

Membeli dan mengelola website tidak ada ruginya karena ke depan, kita akan butuh ini semua, baik untuk branding, ataupun marketing. Salam inspirasi.