Kesalahan Remaja Mengelola Keuangan di Usia 20 an

Kesalahan Remaja Mengelola Keuangan

Kesalahan Remaja Mengelola Keuangan – Apakah saat ini anda berumur 21 – 25 ? Kalau iya, berarti anda memang benar lagi dihadapkan dengan masalah mengelola keuangan. Jika anda yang saat ini berumur 17 – 20 Mulailah belajar mengelola keuangan untuk masa depan dan cita – cita yang diinginkan.

Mengelola keuangan, artinya anda bisa mengontrol uang yang akan diperlukan untuk kebutuhan hidup anda dan mana uang yang akan untuk ditabung. Untuk  kaum remaja saat ini saya kira untuk urusan menabung, mungkin perlu memelurkan niat yang kuat. Karena menabung godaanya sangat banyak (Seperti Diskonan pakain Akhir tahun misal)

Ketika anda bisa mengelola pengluaran, insyallah anda bisa menabung, yang nantinya bisa anda gunakan untuk menikah atau yang lainya. Oke, tapi artikel ini tidak akan membahas soal menabung uang atau mengelola uang. Di sini akan membahas kesalahan dalam mengelola uang yang sering dilakukan oleh anak muda di jaman sekarang. (Supaya Anda Intropeksi Diri dan Lebih Dewasa Dalam Mengelola Uang Untuk Masa Depan)

8 Kesalahan Remaja Mengelola Keuangan

Jika kesalahan – kesalahan di bawah ini cocok dengan apa yang sudah pernah anda lakukan. Saran saja, segera perbiakilah demi masa depan yang lebih baik dan dapat menikah atau membangun rumah/usaha sesuai dengan umur yang anda Ingin kan. Berikut adalah keliauran yang sering terjadi :

  1. Belanja Pakaian Yang Tidak Perlu

Sudah pernah anda melakukan ini? Hmm, mungkin sebagian besar dari anak milenial sekarang senang belanja, demi tampil keren dan kece didepan orang lain. Dianggap sebagai anak up-tudate soal penampilan (mengikuti tren). Padahal kalau di fikir – fikir lagi, mengikuti gaya fashion itu tidak ada habisnya. Contoh, anda awal bulan habis gajian, ingin membeli kaos yang lagi viral. Lalu di awal bulan berikutnya muncul lagi baju viral yang sedang rame di perbincangkan di media sosial, akhirnya anda beli lagi dan akan tersu seperti itu, tidak ada ujungnya.

Baca juga :   Perdalam Cara Menggunakan Google Docs di Sini

Inilah yang sebenarnya yang dimaksud dengan belanja pakaian yang tidak perlu. Karena sebenarnya anda sudah mempunyai beberapa baju yang sekiranya masih layak di pakai, tetapi anda malah membeli lagi agar tetep tampil KECE  di tempat umum.

Kalau saran sih, mending tampil dengan apa adanya. Hal ini justru akan membuat suasan hati dan hidup anda lebih tenang dan bermakana. Karena anda tidak memikirkan gengsi untuk berbelanja pakain yang tidak perlu. Bagi anda yang ingin merubah sifat ini, mungkin anda bisa coba trik ini “ketika anda ingin membeli suatu pakaian, tahan dulu sampai satu minggu” dan rasakan apa yang akan terjadi. Silahkan Bisa di coba ^_^.

  1. Tidak Menabung

MENABUNG! Memilik tujuan baik supaya seseorang dapat menyisihkan sedikit uang untuk keperluan lain. Apakah anda termasuk orang yang susah menabung?? Jika iya, menabunglah dari sekarang. Tidak harus setiap hari menabung kok, bisa seminggu sekali tiga hari sekali yang penting konsisten saja.

Mungkin untuk menabung bagi anak kos sesuatu yang sulit. Kuncinya anda sendiri, kontrol uang pengluaran setiap bulan, buat rencana dan nanti akan ketemu uang sisa yang akhirnya masuk ke tabungan anda. Kerena anda tidak tau masalah yang akan muncul di kehidupan anda kedepanya.

Contoh, akhir bulan uang sudah menipis, tiba – tiba kendaran anda macet perlu service yang membutuhkan biaya lumayan mahal. Jika anda mempunyai tabungan tidak perlu bingung, langsung ambil saja. Tetapi sebaliknya jika belum mempunyai tabungan, apa yang akan anda lakukan?? (Mungkin Pinjem Temen) hhe. Tetapi tidak masalah itu sesuai pilihan kalian mau menabung atau tidak.

  1. Banyak Berhutang Demi Gaya Hidup

BERHUTANG DEMI GAYA HIDUP. Perilaku yang lucu tidak menurut anda atau konyol? Wkwk. Pernah mempunyai teman yang mempunyai karakter seperti ini? Ya, mungkin mereka adalah korban dari gaya hidup yang harus serba mewah untuk saat ini.

Baca juga :   Trik Follow Up Customer yang Anti Mainstream

Padahal uang yang dihasilkan sendiri hanya cukup untuk biaya makan, minum atau biaya kos. Tetapi kenapa mereka rela mengorbankan uang makan untuk membeli untuk keperluan gaya hidup, yang sebenarya belum begitu di butuhkan? Mungkin itu prinsip atau hobby, atau yang lainnya. Jika anda punya alasan untuk khasus ini bisa comentar di kolom bawah. Jauhi hal ini, agar tidak terjerumus dalam kesulitan membayar utang.

  1. Berhenti Bekerja Tanpa Rencana Yang Jelas

Rata – rata orang bekerja saat ini adalah mencari nafkah untuk keperluan hidup, mencari ilmu baru dan pengalaman kerja. Namun untuk mendapatkan suatu pekerjaan yang diimpikan bukan suatu hal yang mudah, perlu proses dan usaha yang panjang untuk menggapainya.

Setelah mendapatkan perkejaan, hal yang biasa terjadi adalah bosen, banyak alasan, sehingga malas untuk bekerja. Lalu berujung untuk keluar dari pekerjaan tanpa merencanakan tujuan setelah keluar dari perkerjaan. Lebih baik bekerjalah dengan senang hati dan tetaplah merencanakan sesuatu untuk kedepanya, suapaya ketika anda keluar dari kerja, langsung ada aktifitas lain yang menhasilkan uang, bukan malah menjadi penganggruran.

  1. Tidak Membuat Rencana Pengluaran

Rencana pengeluaran merupakan pengendalian untuk perekonomian hidup anda. Jika anda belum bisa membuat rencana pengluaran uang, maka yang akan terjadi kemungkinan anda bisa gagal untuk mengelola uang dengan  baik. Membuat rencana pengluaran uang bisa membantu anda untuk lebih bijaksana  dan dewasa dalam menentukan kebutuhan apa yang harus didahulukan dan kebutuhan mana yang tidak diperlukan. Biasakan diri untuk selalu membuat rencana.

  1. Hanya Mengandalkan Gaji Pokok

Di umur 21 – 25, siapa di antara kalian yang pernah memikirkan, bagaimana mendapatkan uang yang banyak cepat, bisa membangun rumah, membahagiakan orang tua dll. Jujur saya sendiri pernah memikirkan hal seperti itu “hehehe”. Tapi santai, jika anda ingin mewujudkan itu semua, hal yang perlu anda lakukan adalah TIDAK MENGANDALKAN GAJI POKOK.

Baca juga :   Macam-macam Kalimat Penutup Artikel Ini Bakal Bikin Tulisanmu Makin Dikenang Pembaca

Contoh usaha lain atau kerjaan sampingan saat ini, anda bisa menjadi reseler, menjualnya ke media sosial dan masih banyak lagi usaha sampingan yang bisa menghasilkan uang tambahan.

  1. Tidak Memiliki Tujuan Finansial

Tujuan dari finansial adalah membantu anda untuk melangkah ke depan yang lebih baik. Contoh rencana finansial misalnya adalah ingin membangun rumah, rencana untuk memulai bisnis sendiri DLL. Jika Anda tidak memiliki tujuan untuk kedepanya, luangkan sedikit waktu untuk membuat rencana finansial dan tinjau kembali rencana yang anda buat setiap tahunnya.

  1. Tidak Menyisakan Uang Untuk Dana Darurat

Perlindungan asuransi untuk kesehatan dan simpanan dana darurat adalah dua hal penting yang seharusnya dimiliki. Sebab, tanpa memiliki keduanya, beban keuangan akan semakin berat karena tidak memiliki dana cadangan untuk menanggungnya.

Kesimpulan yang dapat kita ambil dari Kesalahan Remaja Mengelola Keuangan adalah jadilah remaja yang mempunyai semangat kerja yang keras, singkirkan kebiasaan – kebiasaan buruk yang dapat mengganggu proses menggapai cita – cita anda atau keuangan anda.

Ubahlah pola pikir anda supaya menjadi orang yang lebih dewasa dan berwibawa dalam mengelola keuangan. Bila tulisan ini bermanfaat untuk anda, share ke teman – teman kalian. Semoga anda bisa menjadi orang yang lebih baik dan bermanfaat untuk semua orang. Tetapi semua yang anda lakukan adalah hak dan pilihan anda sendiri, tulisan ini hanya untuk referensi saja jika anda mengalami masalah di keuangan anda.