KDJ Kedatangan Tamu! UMKM Kota Pekanbaru Belajar Langsung Ke Jogja

UMKM Kota Pekanbaru Belajar Langsung Ke Jogja

KDJ Kedatangan Tamu! UMKM Kota Pekanbaru Belajar Langsung Ke Jogja. Hari Rabu, 9 Agustus 2023 dengan gembira dan semangat yang berkobar, KDJ (Kampus Dosen Jualan) hari ini mempersembahkan momen istimewa dengan Kedatangan Tamu dari Kota Pekanbaru! Para pembelajar dari pekanbaru ini berkumpul di Kampus Dosen Jualan, tempat di mana ilmu berkembang dan Sudah mempunyai 320+rb alumninya telah melangkah sebagai pengusaha.

Tidak hanya itu, tetamu terhormat dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Pekanbaru turut hadir untuk berbagi ilmu dan pengalaman. Bapak Suryadin Laoddang, yang merupakan founder pencetus di balik Kampus Dosen Jualan Jogja, memberikan sharing ilmu dan pengalaman dari kehidupan bisnis offline menjadi onlinenya tersebut.

UMKM Kota Pekanbaru Belajar Langsung Ke Jogja - Pak Suryadin Laoddang Mengsi Workshop

Sambutan Perwakilan UMKM Kota Pekanbaru

Dalam sambutannya, Bapak Ali Imron S.sos, yang menjabat sebagai Kabid Peindustrian Dinas Perdagangan dan Peindustrian Kota Pekanbaru, mengungkapkan pentingnya semangat untuk menggali ilmu sebanyak mungkin selama berada di Jogja. Beliau berpesan agar setiap momen di dalam Workshop di KDJ ini dijadikan sebagai landasan kuat dalam merancang model bisnis yang inovatif dan berkelanjutan untuk UMKM Kota Pekanbaru di masa yang akan datang.

Dalam era persaingan global yang semakin ketat, pengembangan UMKM menjadi fokus utama dalam menjaga perekonomian lokal yang tangguh. Workshop di KDJ ini menjadi peluang berharga untuk menggali wawasan, memperdalam pengetahuan, dan mengembangkan keterampilan dalam berbisnis. Dengan memanfaatkan pelajaran yang didapat dari acara ini, UMKM di Kota Pekanbaru dapat mengadopsi praktik terbaik dan mengintegrasikannya ke dalam strategi bisnis mereka.

Perkenalan TIM Digital Marketing KDJ dan JVM

Dalam acara perkenalan, CEO Dosen Jualan Group, LIA ULFATUN, dengan bangga memperkenalkan Tim Digital Marketing yang telah menjadi tulang punggung dalam menjalankan operasional perusahaan. Tim ini terkenal sebagai Super Tim DJ Group yang memiliki peran sentral dalam menggerakkan segala aktivitas perusahaan. Tim inti ini terbagi menjadi tiga divisi utama, yaitu PSG (Piyungan Store Group), JVM (Jawon Virtual Marketing), dan KDJ (Kampus Dosen Jualan).

Baca juga :   New Normal, Pendaftaran Kelas Inkubator Jualan Online Batch #75

PSG (Piyungan Store Group)

Divisi PSG (Piyungan Store Group) berperan sebagai divisi Online Shop yang menjalankan penjualan barang dagangan melalui metode online. Divisi ini dikoordinasi oleh Bita, Rani, dan Nanang, yang secara bersama-sama mengelola aspek-aspek penting dalam operasional online shop.

JVM (Jawon Virtual Marketing)

Sementara itu, Divisi JVM, yang merupakan singkatan dari Jawon Virtual Marketing, adalah divisi Agency Jasa yang bertanggung jawab atas berbagai layanan Digital Marketing seperti SEO, pengembangan website, iklan di platform Facebook & Instagram, serta Google Ads. Tim JVM terdiri dari anggota-anggota berbakat seperti Firman Nur Efendi sebagai WordPress Developer, Muqoddar sebagai Advertiser, Mawardi sebagai SEO Content Writer, dan Arif sebagai WordPress Developer, dan Diva sebagai Conten Creator.

KDJ (Kampus Dosen Jualan)

Terakhir, terdapat Divisi KDJ (Kampus Dosen Jualan), yang memiliki peran akademik dalam mengelola kelas-kelas yang dipandu oleh Pak Suryadin Laoddang dan para Mentor dari Dosen Jualan Group. Divisi KDJ terkomandani oleh Yeta, yang bertugas memonitor, menjadwalkan, dan mendampingi para siswa yang belajar di Kampus Dosen Jualan (KDJ) Yogyakarta. KDJ mempunyai Kelas 3 bulan, Kelas Pendek (Harian sesuai kebutuhan), Kelas Private, dan Beasiswa (selama 1 tahun pembelajaran).

Dengan keberadaan dan dedikasi dari masing-masing divisi ini, Dosen Jualan Group berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dan berkualitas tinggi dalam bidang Digital Marketing, pelatihan, serta pengembangan akademik bagi para pelajar di bawah naungan Kampus Dosen Jualan.

Bagaimana Cara Berbisnis Bagi Pemula?

Materi yang diungkapkan oleh Pak Suryadin Laoddang mengenai langkah awal dalam memulai bisnis. Salah satu pertanyaan penting yang muncul adalah apakah sebaiknya kita memiliki persediaan barang terlebih dahulu ataukah lebih bijaksana untuk mengukur permintaan pasar terlebih dahulu.

Memulai perjalanan bisnis bagi pemula adalah langkah yang menarik tetapi juga memerlukan perencanaan dan pemahaman yang matang. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat membantu pemula dalam memulai bisnis:

  • Pemahaman Pasar dan Ide Bisnis

Lakukan riset pasar yang mendalam untuk memahami tren, kebutuhan, dan keinginan konsumen. Temukan ide bisnis yang sesuai dengan passion dan keahlian Anda, serta memiliki potensi pertumbuhan di pasar.

  • Penyusunan Rencana Bisnis

Buat rencana bisnis yang rinci, mencakup tujuan jangka pendek dan panjang, analisis pesaing, strategi pemasaran, dan proyeksi keuangan. Rencana ini akan menjadi panduan untuk langkah-langkah Anda ke depan.

  • Pembuatan Branding

Pilih nama bisnis yang mudah diingat dan relevan dengan jenis usaha Anda. Desain logo dan identitas merek yang menarik untuk membangun citra bisnis yang profesional.

  • Pembuatan Produk atau Layanan

Mulailah dengan produk atau layanan yang tidak terlalu kompleks. Pastikan kualitas produk atau layanan Anda memenuhi atau melebihi harapan pelanggan.

  • Pemasaran dan Promosi

Gunakan media sosial, situs web, dan strategi pemasaran online lainnya untuk memperkenalkan bisnis Anda kepada khalayak. Berikan informasi yang menarik dan berikan nilai tambah kepada calon pelanggan.

  • Belajar dan Berkembang

Teruslah belajar tentang bisnis, industri, dan tren terkini. Ikuti pelatihan, seminar, atau kursus yang relevan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Anda.

Baca juga :   Pelatihan Agile Scrum untuk Bussines Leadership 2020

Tentu saja, mempertimbangkan persediaan barang versus permintaan pasar adalah langkah krusial dalam merencanakan bisnis yang sukses. Memulai dengan barang-barang yang belum diuji di pasar dapat berisiko, mengingat kita mungkin berisiko mengalami kelebihan stok jika permintaan tidak sesuai harapan. Sebaliknya, mengukur permintaan pasar sebelum menginvestasikan terlalu banyak dalam persediaan dapat membantu menghindari kerugian yang tidak perlu.

Selain itu, strategi yang cerdas adalah memulai dengan penelitian pasar yang mendalam. Dengan memahami tren, preferensi konsumen, dan kebutuhan yang belum terpenuhi, kita dapat mengidentifikasi peluang yang lebih jelas dan mengarahkan arah bisnis kita dengan lebih tepat. Dalam membangun bisnis yang sukses, keseimbangan antara persediaan barang dan permintaan pasar adalah kunci, dan kebijaksanaan dalam memutuskan langkah awal akan membantu mewujudkan kesuksesan yang lebih besar dalam jangka panjang.

Berbisnis Mulai dari Hal yang Disukai

Apa yang membuat Anda bersemangat? Apa keahlian atau hobi yang Anda nikmati? Dengan memulai bisnis dari hal yang Anda sukai, Anda akan memiliki motivasi intrinsik yang kuat untuk mengatasi tantangan dan menjalani perjalanan yang mungkin sulit.

Penting untuk memahami bahwa bisnis akan mengharuskan Anda berinvestasi banyak waktu dan energi. Jika Anda memulainya dari sesuatu yang Anda cintai, Anda akan lebih mungkin untuk tetap berkomitmen dan terus berkembang meskipun menghadapi kesulitan.

Misalnya, jika Anda memiliki minat dalam bersepeda, Anda bisa memulai bisnis yang berfokus pada komunitas sepeda tersebut. Jika Anda mencintai dunia perkopian, mungkin Anda bisa memulai bisnis dari distributor kopi. Pemahaman mendalam tentang bidang ini akan memberi Anda keunggulan dalam berbisnis dan membantu Anda menjalani perjalanan dengan gairah yang tinggi.

Kegagalan Bukan Akhir dari Segalanya

Sharing ilmu yang disampaikan oleh Pak Suryadin Laoddang, yang akrab disapa sebagai Dosen Jualan, sungguh cambukan dalam pengalaman para peserta. Sepanjang acara yang penuh inspirasi, beragam pertanyaan pun merebak dari para peserta yang tengah berjuang melalui kendala dalam menjalankan bisnis mereka. Tak dapat terelakan, momen ini menjadi ladang tumbuhnya pengetahuan dan pemahaman yang mendalam.

Baca juga :   Belajar Google Ads, Modal Gak Ada Tapi Untung Berlipat Ganda

Keberanian para peserta untuk berbagi ketidakpastian dan tantangan yang mereka hadapi adalah tanda kebersamaan yang membangun. Dengan bijak, Bapak Suryadin Laoddang menjawab setiap pertanyaan dengan cermat dan tulus, memberikan pandangan yang cerdas dan solusi yang terarah. Semakin acara berjalan, semakin jelas terlihat bagaimana peserta-peserta itu menerima pencerahan dan kejelasan, serta merasa tersupport untuk melangkah maju dalam dunia bisnis yang penuh dengan dinamika.

Acara Penutup Dengan Berfoto-foto Ria Bersama

Setelah menyelesaikan Workshop, momen berharga diabadikan dengan sesi foto bersama sebagai penutup. Para peserta bergembira dalam suasana tersebut sebelum melanjutkan perjalanan mereka ke tujuan berikutnya. Tampak dalam foto tersebut adalah anggota rombongan dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Pekanbaru, serta Pak Suryadin Laoddang, yang tak lupa berpose di depan gedung megah Kampus Dosen Jualan. Kehangatan dan semangat dari acara Workshop terpancar dalam senyum yang terabadikan dalam foto tersebut, menjadi kenangan berharga dari pertemuan yang inspiratif dan penuh makna.

Galeri Photo Kegiatan

Pengalaman ini bukan hanya tentang menemukan jawaban bagi setiap masalah, tetapi juga tentang membentuk komunitas yang saling mendukung dan mendorong kesuksesan bersama. Sinar keceriaan mewarnai acara ini. Antusiasme peserta dari dinas saudara sangatlah memukau. Hari ini adalah saksi betapa semangat dan pengetahuan dapat bersatu, membawa sinergi yang menakjubkan bagi para pelaku UMKM Kota Pekanbaru.

Testimoni Peserta

“Sangat menginspirasi terutama bagi para pelaku UMKM di tingkat startup dan menengah. Dan Ini berdasarkan kebutuhan market serta keperluan para pelaku UMKM. Bahwa mereka membutuhkan sesuatu imba hasil yang bisa di manfaatkan oleh” para pelaku usaha.”

“Untuk memasarkan produk kita bisa dengan media sosial ataupun website dan lainnya. Yang utama lakukan sesuai hobi kita, jika senang di facebook lakukan disana. Begitu juga jika hobi dengan instagram bisa melakukannya dengan instagram.”